Sukses Memulai Bisnis Sayur Organik

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuhmu adalah dengan rajin mengkonsumsi sayur-sayuran. Karena sayuran merupakan komponen penting untuk menjaga stabilitas kesehatan tubuh. Selain itu, mengonsumsi sayuran juga dapat dijadikan sebagai upaya untuk mencegah munculnya penyakit-penyakit berbahaya. Sayuran terdiri dari dua kategori yaitu sayuran organik dan sayuran non organik. Sayuran organik adalah berbagai macam sayuran yang dihasilkan melalui teknik pertanian organik dengan teknik pengolahan dan pembudidayaan yang murni tanpa menggunakan bahan-bahan kimia. Saat ini keberadaan sayur organik dapat menarik perhatian lebih bagi para wirausaha untuk dijadikan sebagai bidang bisnis. Bisnis sayur organik dapat memberikan keuntungan yang besar karena modal yang dibutuhkan terbilang tidak terlalu mahal apabila kamu dapat mengelolanya dengan baik. Untuk pemula, terdapat 5 tips untuk memulai bisnis sayur organik, yaitu:

Pelajari Cara Menanam

Terdapat dua cara menanam sayuran organik, yaitu  dengan cara langsung dan dengan cara penyemaian terlebih dahulu. Cara langsung digunakan untuk sayuran yang berdaun atau merambat seperti bayam dan sayuran sawi. Menggunakan cara ini, benih sayuran bisa ditanam dengan kedalaman 2-3 cm pada media tanah. Selanjutnya cara penyemaian adalah cara menanam yang bertujuan agar tanaman dapat tumbuh lebih optimal dengan cara benih disemai terlebih dahulu lalu dipindahkan di tempat pembesaran tanaman tersebut. Cara kedua ini digunakan untuk tanaman yang berbuah seperti terong dan tomat.

Pelajari Ilmu Perawatan yang Tepat

Bisnis sayuran organik merupakan bisnis yang membutuhkan keteraturan dalam hal perawatan. Karena perawatan dalam bisnis sayuran organik tidak hanya sekedar memberikan pupuk saja. Perlu diperhatikan bahwa sayuran organik sangat mudah terkena serangan hama oleh karena itu dibutuhkannya perawatan yang ketat. Apabila tanaman terserang hama maka jangan sekali-kali kamu mencoba untuk menyemprotkan peptisida. Melainkan kamu bisa bahan alami lain untuk menghilangkan hama dengan ramuan dari jahe dan cabe.

Siapkan Media Tanam

Setelah memahami cara menanam dan ilmu perawatan yang tepat, langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Untuk menanam sayuran organik pada dasarnya tidak diperlukan lahan yang khusus, melainkan kamu dapat memulainya dengan menggunakan lahan kecil di sekitar rumah. Kamu dapat menanam dengan menggunakan media tanam vertikal atau dengan menggunakan sistem hidroponik sayuran. Aspek penting yang harus diperhatikan adalah tanah pada media tanam kamu harus dalam kondisi yang baik.

Siapkan Pupuk Alami

Dalam melakukan bisnis sayur organik, kamu tidak diperbolehkan untuk menggunakan pupuk kimia sedikitpun. Untuk itu, sebelum memulai bisnis kamu harus sudah mempunyai akses untuk mendapatkan pupuk alami. Pada dasarnya pupuk alami sangat mudah untuk ditemui karena di beberapa toko selalu menjual pupuk alami. Akan tetapi karena in untuk keperluan bisnis, memperoleh pupuk alami dengan cara membelinya di toko merupakan hal yang tidak efektif karena tentunya dijual dengan harga yang mahal. Oleh karena itu untuk meminimalisir biaya, sebaiknya kamu bekerja sama dengan para peternak untuk mendapatkan pupuk alami yang berasal dari kotoran hewan ternak.

Tentukan Segmentasi Pasar

Membangun sebuah bisnis tentunya harus memiliki tujuan segmentasi pasar yang tepat. Karena semua usaha bisnismu akan sia-sia ketika kamu belum menentukan siapa saja yang akan menjadi segmentasi pasar dari usaha bisnismu. Bisnis sayur  organik dapat memberikan keuntungan yang fantastis apabila kamu dapat memilih segmentasi pasar yang sesuai. Bisnis sayur organik kamu akan berjalan dengan lancar apabila kamu bekerjasama dengan supermarket hingga restoran.

Untuk memulai membangun bisnis sayur organik dibutuhkan persiapan yang matang. Setelah mengetahui beberapa tips penting di atas diharapkan dapat membantu kamu dalam memulai bisnis sayur organik milikmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *